Cedera pada anak sering terjadi dari mulai bayi sampai remaja. Sering kita dengar bayi yang terjatuh dari tempat tidur, atau anak kecil yang terjatuh dari tangga, anak yang tertabrak karena menyebrang, atau naik sepeda terjatuh.
Saat kejadian orang tua biasanya panik, tidak tahu apa yang harus dilakukan, apakah anaknya harus dibawa ke dokter, harus di foto kepala atau sering juga banyak pertanyaan mengenai bagaimana kemungkinan fungsi intelektual ke depan. Berikut ini beberapa jawaban dari berbagai pertanyaan tersebut.
Apakah Cedera Kepala berbahaya ?
Tergantung beratnya cedera kepala tersebut. Benturan yang berat pada kepala ditandai oleh beberapa gejala seperti adanya muntah lebih dari 2 kali, kesadaran menurun, perubahan perilaku dari biasanya, nyeri kepala hebat, dan adanya amnesia. Pada anak kecil biasanya dapat dilihat adanya perubahan gejala seperti anak menjadi gampang tertidur, perubahan perilaku maupun kemampuan dari sebelumnya dan adanya muntah dan gejala -gejala ini bisa saja tidak terlihat pada awal benturan namun dapat timbul secara perlahan. Jadi anak harus diobservasi dahulu, bila tidak ada gejala-gejala tersebut di atas dalam 2 kali 24 jam umumnya aman
Apakah anak harus dibawa ke dokter ?
Tergantung beratnya cedera dan adakah gejala-gejala klinis di atas. Bila tidak ada gejala , anak dapat diobservasi dahulu. Bila timbul gejala sebaiknya di bawa ke dokter spesialis saraf atau ke dokter anak anda dahulu.
Apakah anak dengan benturan kepala sebaiknya dilakukan foto kepala ?
Foto kepala yang biasa dilakukan adalah CT scan ( bukan rontgen kepala; karena rontgen ini tidak dapat melihat struktur otak ). Dengan CT scan ini dapat melihat bila terjadi retak tulang kepala, adanya otak yang bengkak maupun perdarahan otak. Mengingat CT scan ini menimbulkan radiasi, maka indikasi CT scan pada anak harus jelas, dimana dokter sudah mencurigai secara klinis dan pemeriksaan fisik ke arah suatu perdarahan otak.
Bagaimana proses kesembuhannya ?
Tergantung juga pada beratnya cedera. Otak pada anak banyak mengandung cairan sehingga mudah terjadi bengkak di otak bila terjadi benturan. Namun di satu sisi sel otak pada anak anak sel yang sedang berkembang, jadi bila ada kerusakan terjadi pemulihan yang lebih cepat dibandingkan dengan orang tua yang cedera. Biasanya dokter saraf akan memberikan berbagai vitamin otak dan obat yang mengurangi bengkak di otak. Pada cedera kepala yang ringan pemulihan akan terjadi dengan sempurna. Pada cedera yang berat pemulihan membutuhkan proses lama dan tergantung pula dari letak kerusakan di otak.
Bagaimana pencegahannya ?
Berhati-hatilah dan tetap waspada menjaga bayi dan anak anda. Terjatuhnya bayi dari tempat tidur lebih banyak karena faktor ketidakwaspadaan. Sebaiknya pula anak dan bayi anda ditidurkan ditempat box bayi yang sesuai standar, dan sebaiknya pula bila anak anda sudah mulai berjalan , waspadai ujung-ujung meja, kursi sebaiknya diberikan pelapis karet pengaman dan bila anak anda bermain sepeda wajib menggunakan helm sepeda. Helm ini banyak digunakan diluar negeri namun belum familiar di lingkungan kita, namun dengan helm ini dapat mengurangi beratnya cedera kepala dan jangan biarkan anak anda lepas dari genggaman tangan anda saat dipinggir jalan maupun menyeberang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar